X

Makna Peyorasi dan Contohnya dalam Kalimat

Perubahan makna adalah hal sering kita jumpai dalam wacana bahasa Indonesia. Sebuah kata dalam kalimat dapat memiliki makna lebih dari satu serta makna kata tersebut dapat ditambah, dikurangi ataupun diubah. Sehingga kata tersebut seiring berjalannya masa, satu kata dapat memiliki makna yang jauh berbeda dari makna yang telah dikenal sebelumnya.

Menurut salah seorang ahli yang bernama Blank mengemukakan pendapatnya bahwa perubahan makna terjadi disebabkan oleh 4 alasan, yaitu : tekanan bahasa, tekanan psikologis, tekanan sosial budaya dan tekanan ensiklopedis.

Pengertian dan Contoh Peyorasi

Pada artikel sebelumnya kita telah membahas tentang makna ameliorasi dan contohnya. Kesempatan kali ini kita akan membahas tentang pengertian dari perubahan makna peyorasi dan contohnya dalam kalimat.

Peyorasi adalah perubahan makna pada suatu kata, dimana makna yang telah mengalami perubahan tersebut menjadi lebih buruk, kasar atau kedudukannya lebih rendah dari makna kata yang sebelumnya. Perubahan makna jenis peyorasi merupakan kebalikan dari ameliorasi.

Contoh :

  • talak – cerai
    • Setelah berjuang keras untuk mempertahankan pernikahannya selama hampir 10 tahun, akhirnya Susi ditalak oleh suaminya.
    • Setelah berjuang keras untuk mempertahankan pernikahannya selama hampir 10 tahun, akhirnya Susi diceraikan oleh suaminya.
  • nyenyak – mendengkur
    • Kebanyakan orang akan tidur nyenyak ketika berkerja terlalu lelah.
    • Kebanyakan orang akan tidur mendengkur ketika berkerja terlalu lelah.
  • menikah – kawin
    • Dia hanya akan memikirkan untuk menikah jika telah berumur lebih dari 25 tahun.
    • Dia hanya akan memikirkan untuk kawin jika telah berumur lebih dari 25 tahun.
  • suami – laki
    • Suaminya bekerja sebagai akuntan di salah satu perusahaan yang bergerak di bidang periklanan.
    • Lakinya bekerja sebagai akuntan di salah satu perusahaan yang bergerak di bidang periklanan.
  • pramuniaga – pelayan toko
    • Pada umumnya sebuah supermarket besar memiliki lebih dari 200 orang pramuniaga.
    • Pada umumnya sebuah supermarket besar memiliki lebih dari 200 orang pelayan toko.
  • bayi – orok
    • Kelihatannya sifat buruknya yang suka memfitnah orang itu sudah ia miliki sejak masih bayi.
    • Kelihatannya sifat buruknya yang suka memfitnah orang itu sudah ia miliki sejak masih orok.
  • meninggal – mati
    • Sekitar 10 orang dinyatakan meninggal dunia akibat kecelakaan beruntun yang terjadi pada kemarin malam.
    • Sekitar 10 orang dinyatakan mati akibat kecelakaan beruntun yang terjadi pada kemarin malam.
  • menurunkan – melengserkan
    • Rakyat dari seluruh penjuru negri sepakat untuk menurunkan secara paksa kepala negara yang terbukti melakukan korupsi.
    • Rakyat dari seluruh penjuru negri sepakat untuk melengserkan secara paksa kepala negara yang terbukti melakukan korupsi.
  • koruptor – tikus
    • Sejak dibentuknya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah banyak para koruptor yang suka menggerogoti uang negara dipenjarakan.
    • Sejak dibentuknya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah banyak para tikus yang suka menggerogoti uang negara dipenjarakan.
  • berantakan – kacau balau
    • Suasana unjuk rasa yang sebelumnya tenang dan damai menjadi berantakan gara-gara ulah satu orang pengacau.
    • Suasana unjuk rasa yang sebelumnya tenang dan damai menjadi kacau balau gara-gara ulah satu orang pengacau.

Demikianlah pembahasan kita kali ini tentang makna peyorasi dan contohnya dalam kalimat. Semoga artikel ini bermanfaat.

Categories: makna kata
Ratna Sumarni S.Pd: